Categories
Berita

Mahasiswa Politeknik Kutaraja Ikut PCTA 2019

Banda Aceh – “Mahasiswa Politeknik Kutaraja senantiasa mengedepankan kepentingan bangsa dan tanah air dalam berpikir dan bertindak. Apalagi ditengah tantangan global yang mengancam terkikisnya rasa cinta terhadap bangsa dan tanah air begitu kuat. Maka kita terdorong untuk berperan lebih aktif mengikuti ajang lomba Parade Cinta Tanah Air” ujar Wadir Kemahasiswaan Saiful Bahgia saat memberikan arahan kepada dua mahasiswa Politeknik Kutaraja yang akan ikut PCTA 2019 di kampus setempat, Senin, 29/7/2019.

Seperti diketahui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII dan Kementerian Pertahanan Provinsi Aceh menggelar kegiatan Parade Cinta Tanah Air (PCTA) berupa lomba karya tulis ilmiah (essay) bagi mahasiswa perguruan tinggi di Provinsi Aceh. Dalam kesempatan tersebut dua mahasiswa Politeknik Kutaraja lolos untuk mengikuti seleksi dengan menyajikan presentasi karya mereka dihadapkan juri.

Seleksi lomba PCTA 2019 dilaksanakan pada Senin, Selasa, 29-30 Juli 2019 di Hotel Madinah Banda Aceh yang diikuti oleh 35 perguruan tinggi se-Aceh dengan 70 orang peserta.

PCTA merupakan ajang ekspresi para generasi muda terutama mahasiswa dan pelajar di 23 kab/kota di Provinsi Aceh. Dalam ajang ini mereka menunjukkan kreasi, inovasi dan rasa cintanya pada Tanah Air dengan kearifan lokal daerah masing-masing.

Dengan mengangkat tema Mewujudkan Semangat Generasi Muda yang  Cinta Tanah Air dan Bela Negara sebagai Dasar Penggerak Industri Kreatif. Kemenhan RI dan LLDIKTI Wilayah XIII Aceh ingin menanamkan spirit nasionalisme yang kuat di kalangan mahasiswa.

Melalui produk ataupun karya kreatif mahasiswa diharapkan semakin mengeksplor potensi alam yang ada disekitarnya. Sehingga itu menjadi motivasi mereka untuk semakin mencintai negeri ini, berjiwa patriot, dan membawanya ke arah lebih maju.

Sementara itu sambutan Plt Gubernur Aceh dibacakan oleh Ka.Biro Humas Protokol Setda Aceh, Rahmat Laisani, S.Sos. menjelaskan saat membuka acara tadi siang di Hotel Madinah, Senin, 29/7/2019

“kami semangat melihat adik-adik peserta lomba Parade Cinta Tanah Air yang energik, bela negara adalah bukan wajib militer akan tetapi kita menjaga tugas dan tanggung jawab sebagai warga negara juga bela negara, jadi bela negara dan cinta tanah air jangan diartikan secara sempit, bela negara juga turut menjaga lingkungan dari ancaman radikalisme, terorisme dan narkoba, karena pemuda calon pemimpin bangsa, lomba PCTA ini adalah menggugah rasa kepedulian warga negara menjaga NKRI”.

Pihak Pemerintah Aceh sangat mengapresiasi kegiatan yang diprakarsai oleh Kemenhan RI. Plt Gubernur Aceh berharap agar agenda ini dapat terus dilakukan setiap tahun untuk mempersiapkan generasi muda menjadi Sumber Daya Manusia yang andal dan berkualitas.

Pada PCTA tahun ini mahasiswa Politeknik Kutaraja berhasil mengirimkan dua peserta sebagai tim atas nama Hasbi dan Sahril Akbar. Mereka mempresentasikan produk pupuk cair organik yang diolah dari kulit kopi yang langsung diambil dari Baner Meriah dan Takengon sebagai kreativitas mahasiswa. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *