Berita

Direktur Politeknik Kutaraja Isi Materi Softskill Pada Acara Sosialisasi di Dayah Darul Ihsan Aceh Besar

Rabu, 13 November 2019

Aceh Besar | Dalam rangka memperkenalkan kampus Politeknik Kutaraja di tengah-tengah masyarakat Aceh terutama kalangan siswa dan santri. Hari ini, Rabu, 13/11/2019 bertempat di Dayah Darul Ihsan Desa Siem Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar direktur Politeknik Kutaraja memberikan materi tentang pendidikan politeknik yang dipusatkan di mushalla pesantren tersebut.

Direktur Politeknik Kutaraja Supriyanto, SP MS.i dihadapkan 150 santri kelas 6 atau kelas XII mengatakan saat kita menempuh pendidikan, kita bukan hanya perlu ijazah. Tapi kita butuh skill agar bisa menunjang dalam bekerja nantinya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, “ijazah itu tidak akan ada gunanya bila kita tidak memiliki keahlian apapun setelah menamatkan kuliah. Bagaimanapun setiap orang kuliah pastilah berharap mendapatkan pekerjaan dikemudian hari atau setelah lulus. Sehingga saat melamar kerja di sebuah perusahaan, yang ditanyakan Anda punya keahlian apa? Bukan ditanya akreditasi apa?”

Dalam paparannya Supriyanto lebih menekankan pada penguatan aspek spiritualitas dan akhlak dalam dunia kerja dan pendidikan. Itulah sebabnya ia berharap agar santri yang saat ini sedang belajar di Dayah Darul Ihsan dapat berperan lebih besar dalam melakukan dakwah. Termasuk berdakwah dalam dunia kerja seperti di perusahaan-perusahaan besar dengan menjadi karyawan mereka sekaligus.

Apalagi saat ini lulusan pondok pesantren sudah dianggap sama dengan lulusan pendidikan umum. Bahkan santri yang memiliki prestasi di bidang hafalan quran dapat dengan mudah diterima di perguruan tinggi besar di Indonesia hingga direkrut menjadi polisi dan lainnya tanpa perlu ikut tes.

Hebatnya di Dayah Darul Ihsan terdapat banyak santri yang memiliki prestasi-prestasi diberbagai disiplin ilmu. Mereka menguasai Bahasa Inggris dan Arab serta pandai membaca kitab-kitab Arab hingga jago berpidato.

Karena itu Direktur Politeknik Kutaraja menawarkan kesempatan bagi santri yang akan menamatkan pendidikan madrasah aliyahnya di Darul Ihsan untuk melanjutkan kuliah di perguruan tinggi vokasi dengan mendapatkan beasiswa dari Yayasan Pendidikan Sarana Ilmu Kutaraja (YPSIK) sampai tamat dan beasiswa pemerintah.

Dengan mengangkat tema tahun ini ‘Internasional Partnership’, Politeknik Kutaraja ingin membawa mahasiswanya dapat bergabung dan bersaing dengan mahasiswa-mahasiswa di tingkat internasional atau menjadi bagian dari internasional student society. Misalnya dengan para pelajar dari Malaysia, Korea, dan Singapura.

Semangat tersebut tentu sejalan dengan visi Politeknik Kutaraja yang ingin menghasilkan lulusan atau sumber daya manusia yang terampil dan berdaya saing global. Dengan demikian visi menjadi Politeknik unggul akan tercapai.

“Itulah pentingnya mengapa mahasiswa Politeknik Kutaraja dibekali dengan skill dan penguasaan bahasa inggris. Agar mereka siap untuk bersaing dengan mahasiswa-mahasiswa dari negara lain yang memang bahasa inggris nya sebagai bahasa ibu. Dan di Dayah Darul Ihsan ada potensi calon mahasiswa yang memiliki itu.” jelas Supriyanto.

Pada akhirnya sesi, sosialisasi ditutup dengan kegiatan tanya jawab dan doorprise. Antusias santri untuk menjawab pertanyaan dari tim sosialisasi sangat tinggi. Namun karena keterbatasan waktu hanya beberapa santri saja yang mendapatkan kesempatan untuk bertanya dan menjawab pertanyaan. Kegiatan tersebut pun akhiri dengan suasana akrab dan menyenangkan. (*)

Kontak

Jln. Syiah Kuala No. 10 Jambo Tape – Banda Aceh, 23126

08116808177

direktorat@poltekkutaraja.ac.id

Copyright © 2020, All rights reserved. Politeknik Kutaraja.